Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Terhadap Pemberian IAA (Indole-3-acetic acid) dan Pupuk Organik Cair (POC)

Authors

  • Fefriyanti DS Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
  • Fatardho Zudri Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
  • Andrik Marta Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

DOI:

https://doi.org/10.31933/ejpp.v6i2.1451

Keywords:

auksin, Coffea arabica, IAA, pembibitan, pupuk organik cair

Abstract

Pembibitan merupakan fase kritis yang menentukan keberhasilan budidaya kopi arabika. Penelitian ini bertujuan mengkaji respons pertumbuhan bibit kopi arabika (Coffea arabica L.) terhadap pemberian Indole-3-acetic acid (IAA) dan pupuk organik cair (POC) serta menentukan konsentrasi yang paling efektif. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh pada April–Juli 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi IAA (0, 60, 120, dan 180 mg L⁻¹) dan faktor kedua konsentrasi POC (0, 15, 30, dan 45 ml L⁻¹), menghasilkan 16 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan uji DNMRT taraf 5%. Hasil menunjukkan pemberian IAA berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, dan jumlah daun, tetapi tidak nyata terhadap diameter batang. Konsentrasi IAA 180 mg L⁻¹ memberikan pertumbuhan vegetatif terbaik, yaitu tinggi tanaman 49,17 cm, panjang daun 20,16 cm, lebar daun 7,68 cm, dan jumlah daun 16,6 helai, berbeda nyata dibandingkan kontrol. Pemberian POC tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh peubah, meskipun secara numerik cenderung meningkat seiring naiknya konsentrasi. Interaksi kedua faktor tidak nyata, namun kombinasi 180 mg L⁻¹ IAA dan 45 ml L⁻¹ POC cenderung memberikan nilai tertinggi pada sebagian besar peubah. Pemberian IAA berpotensi mempercepat tercapainya ukuran bibit siap tanam pada umur lebih dini sehingga memperpendek masa pembibitan.

 

References

Colodetti, T. V., Rodrigues, W. N., Martins, L. D., Brinate, S. V. B., Tomaz, M. A., & do Amaral, J. F. T. (2015). Nitrogen availability modulating the growth of improved genotypes of Coffea canephora. African Journal of Agricultural Research, 10(32), 3150–3156.

Erlacher, A. (2022). Effects of indole-3-acetic acid (IAA) application on stem diameter growth and gas exchange of young Arabica coffee plants. (Sumber asli perlu diverifikasi).

Evizal, R. (2013). Dasar-Dasar Produksi Perkebunan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Faadhilah, S., Wiraatmaja, I. W., & Astawa, I. N. G. (2021). Respon pertumbuhan bibit kopi arabika (Coffea arabica L.) terhadap berbagai jenis media tanam dan dosis pupuk urea. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 10(4), 578–595.

Fahl, J. I., Carelli, M. L. C., Vega, J., & Magalhães, A. C. (1994). Nitrogen and irradiance levels affecting net photosynthesis and growth of young coffee plants (Coffea arabica L.). Journal of Horticultural Science, 69(1), 161–169. https://doi.org/10.1080/14620316.1994.11515262

Gardner, F. P., Pearce, R. B., & Mitchell, R. L. (1991). Fisiologi Tanaman Budidaya (Terjemahan H. Susilo). Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Humaida, S., Ariviana, A., Fisdiana, U., & Cahyaningrum, D. G. (2023). Pengaruh pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan bibit tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.). Agropross: National Conference Proceedings of Agriculture, 215–226. Jember: Politeknik Negeri Jember.

Iqbal, M. B. N., Same, M., & Hartono, J. S. S. (2023). Pengaruh klon kopi dan dosis urea pada pertumbuhan tanaman kopi robusta (Coffea canephora L.) di kebun entres. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 11(1), 15–26. https://doi.org/10.25181/jaip.v11i1.2578

Jatsiyah, V., Rosmalinda, Sopiana, Nurhayati. (2020) Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Limbah Industri Tahu. Agrovital : Jurnal Ilmu Pertanian. Volume 5, Nomor 2, November 2020.

Lakitan, B. (2011). Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Pida, S., & Ariska, N. (2022). Karakteristik fisiologis tanaman kopi sebagai tanaman C3 dan kebutuhan naungan dalam budidaya. (Sumber asli perlu diverifikasi).

Prastuti, A. K., & Wiraguna, E. (2024). Pengaruh jenis dan dosis pupuk terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika (Coffea arabica L.). Agrovital: Jurnal Ilmu Pertanian, 9(2), 119–122.

Purba. I. G, Kabul Warsito, Refnizuida (2023). Escalation of Coffee Plant (Coffea arabica L) By Addition of Microcapsules From IAA (IndoleAcetic Acid) Producing-Endophytic Bacteria Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Vol 9 (1): 181-191, March 2023

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. (2023). Outlook Komoditas Perkebunan: Kopi. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Qolby, F. H., Fefriyanti, D. Sulastri. (2025). Pertumbuhan Vegetatif Bibit Kopi Arabika (Coffea Arabica) pada Jenis Naungan Berbeda. Jurnal Research Ilmu Pertanian. JRIP Vol. 5 (2) Agustus 2025

Saputro, N. D., & Wiraguna, E. (2025). Aplikasi pupuk organik cair berbasis limbah kulit kopi terhadap pertumbuhan vegetatif bibit kopi arabika. Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi dalam Ilmu Tanaman, 2(2), 118–129. https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i2.413

Soleh, M.A. ∙ T.A Sirait ∙ M. Ariyanti ∙ S. Rosniawaty., (2021). Respons fisiologis dan agronomis bibit kopi pada kerapatan naungan yang berbeda. Jurnal Kultivasi Vol. 20 (2) Agustus 2021.

Umadji, NIR., Badu, RR., Rahman, A. 2023. Kandungan Unsur Hara Pupuk Organik Cair Dengan Penambahan Limbah Cangkang Telur Ayam Broiler. Jambura Edu Biosfer Journal. vol. 5, no. 2. pp 43—47, doi:https://doi.org/10.34312/jebj.v5i2.22016

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

DS, F., Zudri, F., & Marta, A. (2026). Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Terhadap Pemberian IAA (Indole-3-acetic acid) dan Pupuk Organik Cair (POC). Ekasakti Jurnal Penelitian Dan Pengabdian, 6(2), 437–446. https://doi.org/10.31933/ejpp.v6i2.1451