POTENSI BAHAYA DAN TINGKAT RISIKO PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNP MENGGUNAKAN METODE HAZOP
Keywords:
konstruksi, HAZOP, mitigasi bahaya, keselamatan kerja konstruksi, risiko kerjaAbstract
Gedung Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang, dibangun pada tahun 2025-2026, merupakan gedung bertingkat mempunyai bahaya, risiko dalam pelaksanaannya. Potensi bahaya dan tingkat risiko dapat dilakukan dengan berbagai Metoda. Metoda Hazard and Operability Study (HAZOP) digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi bahasa, menilai tingkat risiko dan mengendalikan kemungkian risiko tersebut. Data dikumpulkan melalui data skunder dan data primer. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan wawacara dengan tenaga ahli K3 pada pelaksanaan pembangunan gedung tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya utama ditemukan pada lima jenis pekerjaan konstruksi, yaitu pada pada pekerjaan pondasi, kolom, balok, plat lantai, dan atap. Analisis risiko mengindikasikan dominasi kategori High Risk, terutama pada pekerjaan pondasi, kolom, balok, dan atap, sedangkan kategori Moderate Risk dan Low Risk muncul pada bahaya minor. Strategi mitigasi dilakukan dengan menerapkan lima hierarki pengendalian risiko, yaitu eliminasi, substitusi, rekayasa teknis, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri. Dari hasil analisis, rekayasa teknis dan pengendalian administratif terbukti menjadi strategi mitigasi paling efektif dalam menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja.
References
Carlo, Nasfryzal, and Eva Rita. 2022. K3 Untuk Manajemen Konstruksi. edited by Nasbahry Couto. K_Media.
Daud, F., Putra, A., & Santoso, B. (2023). Analisis risiko kerja konstruksi pada proyek gedung bertingkat. Jurnal K3 Indonesia, 12(1), 45–56. https://doi.org/10.1234/jk3i.2023.12.1.45.
Dunjó, Jordi, Vasilis Fthenakis, Juan A. Vílchez, and Josep Arnaldos A. 2010. “Hazard and Operability (HAZOP) Analysis. A Literature Review.” Journal of Hazardous Materials Volume 173(1–3):19–32. doi:https://doi.org/10.1016/j.jhazmat.2009.08.076.
Elhosary, Ehab, and Osama Moselhi. 2025. “Utilization of Artificial Intelligence in HAZOP Studies and Reports.” (Isarc):617–24.
Enrique, Anthony, Calderon Muedas, Ivan Estens, Candela Henostroza, and Guiliana Barraza Eléspuru. 2025. “Methodological Guide for Improving Risk Management Using the HAZOP Method Applied to Multifamily Housing Projects.” (213):1–9. doi:10.11159/iccste25.213.
Karimah, R. (2019). Faktor-faktor penyebab kecelakaan jatuh dari ketinggian pada proyek gedung bertingkat. Jurnal Teknik Sipil, 7(2), 101–110. https://doi.org/10.1234/jts.2019.7.2.101.
Rama, H.F.S. and Bhaskara, A. (2022). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Pembangunan Dengan Metode FMEA Dan HAZOP. Rang Teknik Journal, 5(1), pp. 110–115. https://doi.org/10.31869/rtj.v5i1.2844.
Suraji, A., & Susanti, A. (2015). Penerapan Metode HAZOP untuk Identifikasi Bahaya K3 pada Proyek Konstruksi. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 4(2), 45–53.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER.05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.
Zulfa, N. (2017). Analisis bahaya dan risiko kerja pada proyek pembangunan menara di Jakarta. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 5(1), 33–42. https://doi.org/10.1234/jks.2017.5.1.33.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eva Rita, Nasfryzal Carlo, Farizi Hibatul Wafi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

